Bienvenue a ma vie

Sabtu, 28 Agustus 2010

balada Ombak, bulan, matahari dan angin..

kawan, aku ini bagai ombak di lautan lepas..
terombang ambing aku kesana kemari dalam gelapnya malam yg dihiasi bulan nan cantik..
aku begitu cair..
begitu lemah menghadapi bulan malam yg bersinar terlalu terang..
bulan menggangkatku, dan menjatuhkanku seketika..
entah dengan maksud dan tujuan apa sang bulan yang cantik itu melakukannya pada ku, sang ombak di lautan lepas yang gelap..
ingin kutanyakan pada bulan,
"ada apakah gerangan wahai sang bulan yang cantik?"
namun ia terlalu jauh dari tempat ku berada..
terlalu tinggi untuk aku sang ombak di lautan lepas untuk menghampirinya..
aku hanya bisa diam, menunggu siang datang, siang yang membuat aku sang ombak sedikit lebih tenang dengan matahari yang menemani..
andai bisa ku buat matahari terus bersinar di sepanjang hari..
matahari yang bersinar dengan terik!
begitu terik..
ma'af kan aku bulan..
apakah aku kan tetap menjadi ombak dan kau adalah rembulan?
tak dapatkah kau menjadi matahari seperti yang lainnya?
setidaknya, jadilah kau angin..
agar aku dapat bertanya pada mu
"mengapa kau ombang ambingkan aku?"
saat tubuhmu menyentuh permukaan tubuhku lalu menggoyangkannya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar