Huft, lagi-lagi kuhela nafasku...kira-kira ini sudah yang ke berapa kalinya ya?
Kehidupan mahasiswa benar-benar baru ku rasakan kali ini..
dari sebutan "Kunang-kunang" alias kuliah nangkring, kuliah kuliah nangkring, seketika berubah menjadi "Kura-kura" alias Kuliah rapat, kuliah rapat...
hahaha..
memang sedikit agak lucu..Mahasiswa yang memiliki impian dan cita-cita nan tinggi ini telah melewatkan tiga semester yang lalu hanya dengan bersantai dan sedikit menggulung lengan bahu ketika nilai-nilai terasa sedikit merosot..
Seperti biasa, hari ini, aku tiba di rumah sebelum Adzan Maghrib berkumandang. Aku langsung masuk ke kamarku. Mengganti pakaian ku, dan sedikit beristirahat sambil menunggu Adzan Magrib.
Sambil menatap langit-langit kamarku yang banyak tertempel bintang-bintang, aku jadi sedikit teringat akan bintang-bintang itu.."Tenang, bintang tak akan pergi, ia hanya tertutup awan, hingga kau tak dapat melihatnya", aku tersenyum..
Teringat masa-masa semester empat ku yang penuh pelajaran berharga bagiku..
di penghujung semester ini, aku merasakan betapa indahnya hidup ku.."I love My Life, It's My best of My Life", bisikku dalam hati..
termasuk, pria bersenyum menyejukkan yang pernahh singgah sebentar dlm hidup ku..
dia tlah memberiku banyak pelajaran berharga, aku takkan pernah menyesal pernah mengenalnya..bahkan lebih dari mengenalnya..
Sesuatu yang telah berlalu, tapi meninggalkan sesuatu yang takkan pernah begitu saja berlalu dan pergi...
beberapa waktu yang lalu aku sempat membiarkan itu menjadi sebuah luka yang berujung pengharapan tak pasti..
tak lupa dengan senyum penuh keceriaan untuk menyembunyikannya dari sekelilingku..
tapi kini aku berbeda..
sesuatu yang sering aku lupakan di saat seperti ini..
apapun yang terjadi, apapun yang tengah aku rasakan dan apa yang dirinya rasakan..
aku hanya perlu menjadi diriku yang dulu dengan sedikit bumbu perubahan yang dinamakan kedewasaan..
aku sudah terlalu terbiasa untuk menikmati coklat panasku sendirian. kenapa aku harus mengeluh ketika secangkir penuh coklat panas yang ku tawarkan untuknya tumpah dan berserakan di lantai?
dengan berbagi, secangkir coklat ini memang akan terasa lebih enak, tapi takkan kubiarkan berserakan percuma di lantai tanpa ada yang meminumya..
jadi, kini biarkan aku menikmati secangkir coklat hangat manis berhiaskan rasa pahit yang membuatku selalu ketagihan tanpa pengharapan..
aku memang biasa seperti ini..
menghiasi hidupku dengan berbagai mimpi..
termasuk dengan dirinya...
"Ik Hou Van Je"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar